Profesi guru merupakan suatu profesi yang sangat mulia. Tidak salah jika kita mengatakan karena peran seorang guru banyak tercipta orang hebat di berbagai bidang. Tugas utama guru mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai dan mengevaluasi peserta didiklah yang menjadi penentu generasi bangsa ke depan. Sebuah tugas yang sangat berat tetapi mulia diemban guru.
Portal Rumah Belajar merupakan suatu inovasi yang sudah dikembangkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang sudah diluncurkan sejak tahun 2011. Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran yang berbasis web yang memiliki fitur utama Sumber Belajar, Kelas Maya, Laboratorium Maya dan Bank Soal. Selain empat fitur utama Rumah Belajar juga memiliki fitur pendukung yang tidak kalah menarik untuk menunjang proses pembelajaran. Rumah Belajar merupakan sistem pembelajaran yang didesain menarik dan interaktif sehingga peserta didik mampu lebih cepat dalam penguasaan materi sekaligus meningkatkan kualitas peserta didik secara pengetahuan dan penguasaan TIK dalam pembelajaran.
Motivasi saya untuk menjadi Duta Rumah Belajar bukan hanya sekedar menginformasikan kepada guru maupun peserta didik tentang Rumah Belajar. Bukan lagi sebatas guru dan siswa mengenal Rumah Belajar, bukan hanya sebatas pernah mengkakses Rumah Belajar. Sasaran pertama saya adalah bagaimana guru menjadikan Rumah Belajar sebagai referensi utama dalam pembelajaran. Saya akan menggiatkan guru – guru menjadikan Rumah Belajar sebagai referensi utama dalam menyusun rencana pembelajaran. Guru – guru dapat memaksimalkan fitur – fitur yang ada di Rumah Belajar dalam melakukan kegiatan pembelajaran, melakukan pembelajaran yang lebih menarik dan meningkatkan kemampuan guru – guru dalam penguasaan IT. Bagi guru yang mengajar di daerah 3T tidak lagi menjadi alasan untuk sulit mengajar menggunakan animasi dan video, sulit melakukan praktikum dan keterbatasan buku pegangan. Kita tidak bisa mengajak peserta didik untuk memanfaatkan Rumah Belajar jika guru belum menggunakan dan memanfaatkan Rumah Belajar sebagai referensi utama. Untuk peserta didik tentunya akan menjadikan Rumah Belajar salah satu referensi utama dalam menambah pengetahuan untuk meningkatkan pemahaman dalam pembelajaran. Hal ini akan tercipta karena guru sudah menjadikan Rumah Belajar sebagai life stylenya dalam pembelajaran. Selain itu saya ingin menanam jiwa literasi pada peserta didik melalui Rumah Belajar yang memiliki desain menarik di dalam setiap bahan ajar yang disajikan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar